RMOLLAMPUNG. Sampah plastik menjadi persoalan karena susah terurai. Tapi bukan berarti tak ada solusinya. Contohnya, di Sidodadi Kecamatan Penarik, Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu.

Seorang lulusan Sekolah Dasar (SD) bernama Bagio Utomo mengubah sampah plastik menjadi bahan bakar minyak (BBM) dengan menggunakan alat sederhana.

“Proses ini aman, karena enggak mengeluarkan gas beracun. Berbeda dengan pembakaran secara langsung. Alat ini lebih kepada pemanasan, bahan baku utamanya plastik. Kita tahu sendiri, plastik itu bahan baku utamanya minyak bumi, jadi kita kembalikan lagi plastik ke kondisi awalnya sebagai minyak,” kata Bagio, dilansir Kantor Berita RMOLBENGKULU.

Ia menjelaskan, sampah-sampah plastik itu diubah menjadi BBM dengan cara melalui proses penyulingan, sampah plastik dipilah. Kemudian dicuci, dan dikeringkan.

“Sampah plastik yang kita ambil hanya yang berwarna putih atau bening. Yang warna merah atau hitam juga bisa, tetapi minyak yang dihasilkan warnanya lebih gelap,” imbuh dia.





>>Artikel Asli<<

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here