Saibumi.com (SMSI Lampung), Bandar Lampung – Progres pengerjaan flyover Jalan H. Komarudin – Kapten Abdul Haq baru memasuki 50%. Sehingga diperkirakan tidak akan selesai sesuai target pada Desember mendatang.

Dengan begitu, kontrak proyek pembangunan jalan layang di atas Jalan Soekarno Hatta itu akan di adendum (perpanjang).

Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Bandar Lampung Iwan Gunawan mengakui bahwa pembangunan flyover tersebut pernah mengalami hambatan yang terjadi pada awal dimulainya pembangunan.

“Ya memang ada kendala, yang mana pada saat itu terdapat tiang listrik milik PLN. Sehingga waktu pengerjaannya diundur, menunggu pemindahan tiang tersebut,” kata Iwan, belum lama ini.

Dijelaskan Iwan, bahwa Pemkot Bandar Lampung meminta adanya pemindahan gardu atau tiang listrik yang tepat berada di tengah titik pembangunan, pihak PLN tidak langsung memindahkan karena PLN memiliki jadwal pelaksanaan tersendiri.

“Untuk pemindahan tiang listrik itu,  PLN ada jadwal sendiri sehingga kita menunggu pada saat pemindahan gardu listrik. Nah masa menunggu inilah yang progresnya agak lambat, artinya jika waktu pemindahan itu tidak menjadi kendala, pelaksanaan bisa tepat waktu,” ungkapnya.

Sehingga, jika pengerjaan flyover dilokasi tersebut tidak selesai Desember 2019 medatang. Kontrak proyek pembangunan jalan layang ini akan di adendum.

“Karena keterlambatan ini, sepertinya nanti akan di adendum,” terangnya.

Kedati begitu, sampai saat ini pihak PU terus meminta agar progress pelaksanaan fisik dapat dikebut, untuk mengejar ketertinggalan pengerjaan yang banyak terbuang pada waktu proses pelaksanaan awal lalu.

“Namun sampai sekarang masih terus dikerjakan, kita upayakan agar terkejar tepat waktu bekerja siang dan malam,” imbuhnya.

Sementara itu, untuk progres pembangunan flyover yang berada di Jalan Untung Suropati – RA. Basyid sudah mencapai 85%. Iwam memperkirakan proses pengerjaannya akan selesai dalam waktu dekat ini.

“Untuk progres flyover di Untung Suropati sudah mencapai 85%, dalam waktu setengah bulan lagi saya kira selesai, paling lama satu bulan lah, dan sekarang hanya tinggal pengaspalan,” kata dia.

Pengawas pembangunan kedua flyover tersebut, Sutarno menyampaikan hal serupa. Ia menyebut pelaksanaan fisik flyover di Jalan H. Komarudin – Kapten Abdul Haq baru mencapai 50%. Sehingga sudah dapat dipastikan untuk pelaksanaannya akan terjadi adendum.

“Pelaksanaan flyover Komarudin -Abdul Haq ini kita baru mengerjakan persiapan penaikan girder. Sehingga adanya keterlambatan dan ini bakal terjadi adendum,” ujarnya.

Ia mengatakan, pihaknya telah mengajukan ke pemkot untuk dilakukannya adendum, karena keterlambatan akibat proses pemindahan gardu atau tiang listrik oleh PLN. (*)

Laporan Reporter Saibumi.com, Siska Purnama Sari.





>>Artikel Asli<<

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here