[ad_1]

Bapenda Parimo Sebut Sebelas Pajak Potensi Pendongkrak PAD 2020
Rapat pembahasan RAPBD tahun 2020 (Foto: Rafii)


Parigi moutong, gemasulawesi.com Badan pendapatan daerah atau Bapenda Parigi Moutong Sulawesi Tengah menyebutkan terdapat sebelas pajak daerah berpotensi mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) pada tahun 2020.

“Sebelas pajak itu diantaranya pajak rumah makan, pajak hotel, pajak sarang burung walet, minerba, PBB, BPHTB, pajak air tanah dan reklame,” ungkap Kepala Bapenda Parimo, Moh. Yasir usai rapat pembahasan RAPBD bersama DPRD, Kamis, 21 November 2019.

Ia melanjutkan, khusus untuk pajak air tanah lagi proses pendataan. Pendataan dan penelitian kemungkinan untuk penarikan pajak daerah.

Terkait pajak pendapatan daerah lanjut dia, ditargetkan pada tahun 2020 terdapat kenaikan sekitar Satu Miliar Rupiah, bila dibandingkan dengan tahun 2019 dengan total pendapatan pajak senilai 14 Miliar Rupiah.

Baca juga: DPRD Parigi Moutong Sulawesi Tengah Merasa Bagi Hasil Pertambangan Tidak Jelas

Ia mengklaim, rata-rata potensi pajak terdapat kenaikan. Walaupun, pada tahun 2020 terdapat beberapa titik mengalami penurunan. Namun, target pajaknya sudah dinaikkan pada tahun sebelumnya.

“Cara untuk memungut pajaknya pun beda-beda. Bergantung pada setiap jenis dan karakter pajaknya,” jelasnya.

Sebelumnya, Bapenda Parigi Moutong Sulawesi Tengah mengungkapkan pada rapat Banggar, total PAD Kabupaten parimo pada tahun 2020 adalah sekitar 1,6 Triliun Rupiah. Jumlah pendapatan itu disepakati sebagai angka pemasukan daerah tahun 2020.

Sementara itu, Ketua DPRD Parimo sayutin mengatakan masih banyak pendapatan sumber pendapatan yang belum didorong dengan maksimal sehingga perlu ada pembahasan khusus dengan OPD penghasil.

Baca juga: Ratusan Peserta Ikuti Sosialisasi Pendidikan 1000 Hari HPK Parigi Moutong Sulawesi Tengah

Anggota Banggar H. Suardi pun mengatakan hal serupa. Target pendapatan dari penerangan jalan umum tahun 2019 sebesar Tujuh Miliar Rupiah dan terealisasi Delapan Miliar Rupiah. Idealnya, target lebihnya mampu dicapai pada tahun 2020.

“Target bisa dicapai, karena sudah terukur potensinya. Jangan sampai turun lagi,” tutur Suardi.

Selain potensi pajak lampu jalan kata dia, potensi pendapatan lainnya juga bisa berasal dari pajak bumi bangunan dan retribusi pasar yang belum dikelola dengan maksimal.

Ia menambahkan, retribusi pasar kurang tersentuh. Pemda seharusnya jeli memanfaatkan aset dan potensi yang telah ada.

Baca juga: Begini Contoh Surat Lamaran CPNS Pemprov Sulawesi Barat

Laporan: Muhammad Rafii

[ad_2]

>>Artikel Asli<<

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here