Presiden Joko Widodo alias Jokowi resmi menerbitkan Peraturan Pemerintah (PP) nomor 78 tahun 2019. Aturan itu membahas mengenai Fasilitas Pajak Penghasilan untuk Penanaman Modal di Bidang-bidang Usaha Tertentu dan/atau di Daerah-Daerah Tertentu.

Dilansir dari laman Setkab, Senin, 2 Desember 2019, aturan ini terbit untuk lebih mendorong dan meningkatkan kegiatan penanaman modal langsung, baik dari sisi pertumbuhan ekonomi, berkembangnya sektor usaha, kepastian hukum guna perbaikan iklim usaha yang lebih kondusif bagi kegiatan penanaman modal langsung di bidang-bidang usaha tertentu dan/atau di daerah-daerah tertentu yang mendapat prioritas tinggi dalam skala nasional, serta pemerataan dan percepatan pembangunan bagi bidang-bidang usaha tertentu dan/atau di daerah-daerah tertentu.

Dalam aturan ini, Jokowi memberikan fasilitas pengurangan Pajak Penghasilan bagi perusahaan yang memenuhi kriteria di antaranya:

a. Memiliki nilai investasi yang tinggi atau untuk ekspor

b. memiliki penyerapan tenaga kerja yang besar

c. Memiliki kandungan lokal yang tinggi

“Pengurangan penghasilan neto sebesar 30% (tiga puluh persen) dari jumlah nilai Penanaman Modal berupa aktiva tetap berwujud termasuk tanah, yang digunakan untuk Kegiatan Usaha Utama, dibebankan selama 6 (enam) tahun masing-masing sebesar 5% (lima persen) pertahun,” tulis Pasal 3 ayat 1.

Baca PP nomor 78 Tahun 2019 selengkapnya di tautan ini.

Selain itu, berikut fasilitas PPh lainnya di Pasal 3:

– Penyusutan aktiva tetap yang dipercepat.

– Kompensasi rugi fiskal yg lebih lama, sekarang max 5 tahun, dapat ditambah menjadi max 10 tahun

Pemanfaatan fasilitas:

– Pada saat mulai berproduksi

– Telah diterbitkan keputusan fasilitas perpajakan yang akan diterima WP

– Diberikan untuk usaha tertentu/daerah tertentu

Jenis usaha apa saja yang dapat diskon pajak dari Jokowi?

Daftar bidang usaha yang bisa dapat diskon pajak ini di antaranya:

– Budidaya Sapi Potong

– Gasifikasi Batu Bara di Lokasi Penambangan

– Pengusahaan Tenaga Panas Bumi

– Pertambangan Pasir Besi

– Pertambangan Bijih Besi

– Pertambangan Bijih Nikel

– Industri Minyak Goreng Kelapa

– Industri Gula Pasir

– Industri Makanan Bayi

– Industri Pemintalan Benang

– Industri Pertenunan

– Industri Batik

– Industri Sepatu Olah Raga

– Industri Produk Batu Bara

– Industri Bahan Farmasi

– Industri Komputer dan/atau perakitan Komputer

– Industri Batu Baterai

– Masih Banyak Lagi.





>>Artikel Asli<<

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here