SEMARANG,KRJOGJA.com- Dosen jurusan Geografi dan Lingkungan Universiti Pendidikan Sultan Idris (UPSI) Malaysia Assoc Prof Madya Dr Mohd Hairy bin Ibrahim memberi “kuliah pakar” di hadapan ratusan mahasiswa prodi S1 Statistika FMIPA Unimus di Aula Rumah Sakit Gigi dan Mulut Pendidikan (RSGMP) Unimus kawasan Kedungmundu, Senin (2/12). 


Kuliah pakar dibuka Dekan FMIPA Dr Eny Winaryati MPd dilanjutkan dengan penandatanganan MOA (nota pelaksanaan kerjasama) antara  FMIPA Unimus dengan UPSI Malaysia.  Kuliah pakar yang disampaikan dosen asal Malaysia ini terkait “big data for Sustainable Development Goals (SDGs)”


“Big data ada di mana mana sehingga perlu disusun dan bermanfaat bagi ilmu dan kepentingan seperti untuk lingkungan misalnya. Bagaimana mahasiswa Kimia, IPA, Statistika menggunakan big data untuk keperluan pembangunan wilayah kota Semarang misalnya. Isu ruang, tempat dan etika lingkungan menjadi masalah yang universal di mana mana sekarang ini” ujar Assoc Prof Madya Dr Mohd Hairy bin Ibrahim yang juga Dekan Fakultas Sains dan Kemanusiaan UPSI Malaysia ini.



Lebih lanjut menurut pakar lingkungan ini, banyak big data terkait lingkungan yang bisa dikelola dan dimanfaatkan untuk kepentingan pembangunan berkelanjutan (SDGs) misalnya data perubahan lingkungan kota, perubahan iklim, dan polusi air sungai serta peningkatan suhu atau panas bumi. Dengan bantuan ilmu kimia, IPA dan Statistika maka kehidupan bisa diubah ke yang lebih baik. seperti padang pasir bisa ditumbuhi tanaman dan lain sebagainya.


Di hari yang sama, dosen senior Fakultas Sains dan Matematika UPSI Malaysia Dr Asmayati Binti Yahaya dan  Assoc Prof Mazhilini Adnan mengisi kuliah pakar di hadapan ratusan mahasiswa prodi S1 Pendidikan Matematika dan S1 Pendidikan IPA FMIPA Unimus. Mereka menyampaikan topik “Stem Education for Sustainable Development Goals”. (sgi)





>>Artikel Asli<<

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here