Tinjau PLTU Sumsel 8, Kementerian ESDM dan DPR RI Pastikan Keandalan Pasokan Listrik Sumatera

Avatar photo

- Pewarta

Kamis, 18 April 2024 - 17:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Jisman Parada Hutajulu. (Dok. Mind.id)

Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Jisman Parada Hutajulu. (Dok. Mind.id)

INFOESDM.COM – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) terus memastikan kerja sama antara Pemerintah dan pemangku kepentingan.

Dalam menjaga keandalan pasokan listrik, khususnya di provinsi Sumatera Selatan.

Hal tersebut disampaikan Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Jisman Hutajulu pada Kunjungan Kerja Reses Komisi VII DPR RI ke Palembang, Rabu (17/4/2024)

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya mengajak semua untuk terus bekerja dengan penuh dedikasi dalam menjaga keandalan dan keberlanjutan operasi PLTU Sumsel 8.”

“Sehingga pembangkit bisa beroperasi dan berkontribusi dalam menjaga stabilitas dan keandalan pasokan listrik di Sumatera Selatan,” ujar Jisman.

Jisman menjelaskan bahwa PLTU MT Sumsel-8 (2×660 MW) yang beroperasi komersial sejak 7 Oktober 2023 merupakan bagian dari Program 35.000 MW dengan teknologi super critical yang lebih efisien dan ramah lingkungan.

“Pembangkit ini masuk dalam sistem Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) dan merupakan salah satu tumpuan.”

“Untuk memenuhi kebutuhan daya di Sub-sistem Sumatera Bagian Tengah (Sumbagteng), sehingga evakuasi daya ke bagian tengah menjadi hal yang penting,” tambahnya.

Pada kesempatan yang sama, Anggota Komisi VII DPR RI Bambang Haryadi menyampaikan bahwa untuk memperkuat sistem kelistrikan di Sumatera diperlukan percepatan pembangunan transmisi di pulau tersebut.

“Dalam memperkuat sistem transmisi di Sumatera perlu dilakukan akselerasi transmisi, tujuannya agar pasokan semakin handal.”

“Tentu dengan biaya yang murah dan harus diselaraskan dengan lingkungan demi mendukung net zero emission,” kata Bambang.

Senada, Direktur Manajemen Proyek dan Energi Baru Terbarukan PT PLN (Persero) Wiluyo Kusdwiharto menyampaikan bahwa dengan adanya tambahan pasokan listrik dari PLTU Sumsel 8 telah membantu sistem kelistrikan di Sumatera Selatan.

“PLTU Sumsel 8 telah membantu sistem kelistrikan Sumatera Selatan, semoga operasi berjalan dengan baik.”

“Ke depan dibutuhkan evakuasi daya dari Sumbagsel ke Sumbagteng dengan PLTU Sumsel 8 sebagai salah satu tumpuan.”

“Apabila sudah berhasil di interkoneksi maka akan menambah kehandalan pasokan sistem Sumatera,” ujar Wiluyo.

Jisman berharap, kunjungan kerja DPR ini dapat menjadi media diskusi antara DPR RI, Pemerintah dan stakeholder terkait.

Untuk mencari jawaban atas hambatan yang dihadapi dalam upaya menjaga keandalan pasokan listrik.

“Dengan kerja sama yang baik, mari bersama-sama secara terus menerus berupaya untuk mewujudkan sektor ketenagalistrikan yang tangguh, efisien, dan berkelanjutan demi kemajuan Indonesia,” tutup Jisman.***

Berita Terkait

Menelisik Langkah Hijau Chandra Asri Group di Pembangunan PLTS Terapung
Ditinggal Investor, Dua Proyek Panas Bumi PLN Dihentikan Pemerintah
Soal Bersaing dengan Pendanaan Bank Multilateral, Skema Pendanaan JETP Indonesia Dinilai Belum Mampu
Seluruh Pengembangan Proyek Geothermal di Wilayah Nusa Tenggara Timur Dihentikan Sementara
Guna Kurangi Limbah Industri. PT Semen Baturaja Manfaatkan Alternative Fuel & Raw Material (AFR)
Pertamax dan Produk Lainnya Penuhi Standar dan Spesifikasi, Ini Penegasan Dirut PT Pertamina Simon Aloysius Mantiri
Lebih Besar dari RKAP, PT Geo Dipa Energi (Persero) Catatkan Pendapatan Sebesar Rp1,16 Triliun
Impllementasi Biodiesel 40 Persen, Kementerian Perdagangan Cek Ketersediaan Minyak Kelapa Sawit

Berita Terkait

Senin, 25 Agustus 2025 - 11:02 WIB

Menelisik Langkah Hijau Chandra Asri Group di Pembangunan PLTS Terapung

Sabtu, 28 Juni 2025 - 08:27 WIB

Ditinggal Investor, Dua Proyek Panas Bumi PLN Dihentikan Pemerintah

Jumat, 9 Mei 2025 - 06:09 WIB

Soal Bersaing dengan Pendanaan Bank Multilateral, Skema Pendanaan JETP Indonesia Dinilai Belum Mampu

Selasa, 8 April 2025 - 14:52 WIB

Seluruh Pengembangan Proyek Geothermal di Wilayah Nusa Tenggara Timur Dihentikan Sementara

Sabtu, 8 Maret 2025 - 09:56 WIB

Guna Kurangi Limbah Industri. PT Semen Baturaja Manfaatkan Alternative Fuel & Raw Material (AFR)

Berita Terbaru