Hanasta Power Akhirnya Siap Lanjutkan Proyek PLTP Galunggung Lewat PT Energi Kinan Internasional

Avatar photo

- Pewarta

Selasa, 12 November 2024 - 17:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Proyek pembangkit listrik panas bumi. (Dok. Ist)

Proyek pembangkit listrik panas bumi. (Dok. Ist)

DUNIAENERGI.COM – PT Hanasta Power melalui anak usahanya, PT Energi Kinan Internasional akhirnya siap untuk melanjutkan proyek pembangkit listrik panas bumi Galunggung setelah nyaris empat tahun proyek tersebut terhambat.

Proyek Galunggung akan Commercial on Date (COD) pada 2030 mendatang dengan kapasitas 55 megawatt (MW).

Pemilik sekaligus Komisaris Utama Hanasta Power, Danu Agoeslan mengatakan, proyek Galunggung awalnya memang akan dimulai pada 2020 lalu.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun dalam perjalanannya, proyek tersebut mengalami beberapa hambatan.

Salah satunya hambatan adalah pandemi covid dan belum ada kesepakatan harga PPA dengan PLN.

Biarpun mengalami hambatan, namun Danu mengatakan, Hanasta Power tetap berencana untuk melanjutkan pengembangan potensi panas bumi di Galunggung.

Saat ini Hanasta Power pun tengah melakukan evaluasi terkait potensi panas bumi dan penambahan data-data eksplorasi yang ada di Proyek Galunggung.

“Kami punya rencana tapi kami lihat dulu operasionalnya. Terus kami akan evaluasi reservoir-nya.”

“Kalau sudah oke semua kami pastikan kami mengembangkan berapa megawatt lagi unit keduanya,” kata Danu, Selasa (12/10/2024).

Total investasi mulai dari ekplorasi hingga pembangunan pembangkit listrik dan transmisi mencapai US$ 136 juta.

“Termasuk eksplorasi, sumur, pipa, power plant ini totalnya mencapai US$ 136 juta,” lanjut Danu.***

Sempatkan untuk membaca berbagai berita dan informasi seputar ekonomi dan bisnis lainnya di media Kongsinews.com dan Tambangost.com

Jangan lewatkan juga menyimak berita dan informasi terkini mengenai politik, hukum, dan nasional melalui media Jazirahnews.com dan Hellobekasi.com

Sedangkan untuk publikasi press release serentak di puluhan media lainnya, klik Rilisbisnis.com (khusus media ekbis) dan Jasasiaranpers.com (media nasional)

Atau hubungi langsung WhatsApp Center Rilispers.com (Pusat Siaran Pers Indonesia /PSPI): 085315557788, 087815557788, 08111157788.

Klik Persrilis.com untuk menerbitkan press release di portal berita ini, atau pun secara serentak di puluhan, ratusan, bahkan 1.000+ jaringan media online.

Pastikan juga download aplikasi Hallo.id di di Playstore (Android) dan Appstore (iphone), untuk mendapatkan aneka artikel yang menarik. Media Hallo.id dapat diakses melalui Google News. Terima kasih.

 

Berita Terkait

Menelisik Langkah Hijau Chandra Asri Group di Pembangunan PLTS Terapung
Ditinggal Investor, Dua Proyek Panas Bumi PLN Dihentikan Pemerintah
Soal Bersaing dengan Pendanaan Bank Multilateral, Skema Pendanaan JETP Indonesia Dinilai Belum Mampu
Seluruh Pengembangan Proyek Geothermal di Wilayah Nusa Tenggara Timur Dihentikan Sementara
Guna Kurangi Limbah Industri. PT Semen Baturaja Manfaatkan Alternative Fuel & Raw Material (AFR)
Pertamax dan Produk Lainnya Penuhi Standar dan Spesifikasi, Ini Penegasan Dirut PT Pertamina Simon Aloysius Mantiri
Lebih Besar dari RKAP, PT Geo Dipa Energi (Persero) Catatkan Pendapatan Sebesar Rp1,16 Triliun
Impllementasi Biodiesel 40 Persen, Kementerian Perdagangan Cek Ketersediaan Minyak Kelapa Sawit

Berita Terkait

Senin, 25 Agustus 2025 - 11:02 WIB

Menelisik Langkah Hijau Chandra Asri Group di Pembangunan PLTS Terapung

Sabtu, 28 Juni 2025 - 08:27 WIB

Ditinggal Investor, Dua Proyek Panas Bumi PLN Dihentikan Pemerintah

Jumat, 9 Mei 2025 - 06:09 WIB

Soal Bersaing dengan Pendanaan Bank Multilateral, Skema Pendanaan JETP Indonesia Dinilai Belum Mampu

Selasa, 8 April 2025 - 14:52 WIB

Seluruh Pengembangan Proyek Geothermal di Wilayah Nusa Tenggara Timur Dihentikan Sementara

Sabtu, 8 Maret 2025 - 09:56 WIB

Guna Kurangi Limbah Industri. PT Semen Baturaja Manfaatkan Alternative Fuel & Raw Material (AFR)

Berita Terbaru