Dari Laut Ke Ruang Kelas, Awak Kapal Elnusa Dilatih Jadi Garda Depan

Program pelatihan maritim Elnusa membentuk awak kapal berdaya saing, siap menjaga operasional migas, serta membawa semangat baru bagi masa depan industri energi nasional.

Avatar photo

- Pewarta

Senin, 1 September 2025 - 07:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

3. Suasana ruang pelatihan awak kapal Elnusa yang digelar pada Agustus 2025. (Dok. PT Elnusa Trans Samudera)

3. Suasana ruang pelatihan awak kapal Elnusa yang digelar pada Agustus 2025. (Dok. PT Elnusa Trans Samudera)

DI SEBUAH ruang pelatihan yang jauh dari riuh ombak, para awak kapal berkumpul dengan seragam rapi, wajah mereka serius sekaligus bersemangat, seakan lautan luas menunggu kembali ditaklukkan.

Mereka bukan sekadar pelaut yang mengemudikan kapal, melainkan perwira yang mengemban misi menjaga keberlanjutan industri energi, sekaligus menjaga nama baik perusahaan yang menaungi mereka.

Di sinilah, melalui Frontliner Marine Training Program Batch III, PT Elnusa Trans Samudera (ETSA) menguji bukan hanya kemampuan teknis, tetapi juga karakter, ketahanan, dan profesionalisme para pekerja maritim.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menjaga Rantai Nilai Energi Lewat Armada Penunjang Operasi

ETSA, anak perusahaan PT Elnusa Tbk, memegang peran krusial dalam rantai bisnis migas nasional dengan mengelola 12 unit kapal di wilayah kerja strategis.

Armada ini mendukung operasi lepas pantai mulai dari logistik, mobilisasi peralatan eksplorasi, hingga transportasi personel, memastikan proyek energi berjalan tanpa jeda yang merugikan.

Standar keselamatan internasional dan sistem manajemen terintegrasi menjadi fondasi, sementara awak kapal ditempatkan sebagai ujung tombak keberhasilan setiap operasi maritim.

Kombinasi antara kapal andal dan tenaga profesional terlatih menjadi modal penting bagi ETSA agar tetap relevan dan kompetitif dalam industri energi yang semakin menantang.

Membangun Profesionalisme Dengan Budaya Kerja Keselamatan Tinggi

Direktur Elnusa Trans Samudera, Kurniawati Adjie, menyebut keberhasilan di laut tidak hanya soal mesin, radar, dan navigasi, melainkan tentang manusia yang mengendalikannya.

“Keberhasilan operasional di sektor maritim tidak hanya ditentukan oleh kemampuan teknis semata, tetapi juga profesionalisme pekerja, keselamatan kerja, serta kolaborasi tim,” ujarnya.

Budaya keselamatan bukan sekadar prosedur, melainkan refleksi nilai yang tertanam dalam keseharian awak kapal, memastikan zero harm sebagai standar kerja yang tidak bisa ditawar.

Dengan pelatihan ini, perusahaan ingin menanamkan kesadaran bahwa setiap pekerja maritim adalah garda depan yang memikul tanggung jawab lebih dari sekadar rutinitas.

Pelatihan Sebagai Investasi Jangka Panjang Penguatan SDM

Frontliner Marine Training Program Batch III ini bukanlah pelatihan teknis biasa, melainkan strategi korporasi dalam membangun SDM unggul berkarakter resilien dan berdaya saing tinggi.

Para peserta dibekali pengetahuan, keterampilan, hingga pembentukan sikap profesional agar selaras dengan visi perusahaan, yaitu layanan berkualitas dengan keberlanjutan operasi.

“Frontliner Marine Training Program Batch III ini menjadi bagian penting dari strategi ETSA untuk memperkuat pondasi budaya kerja yang selaras dengan visi perusahaan,” kata Kurniawati.

Elnusa percaya bahwa SDM unggul adalah investasi jangka panjang yang pada akhirnya memperkuat daya saing perusahaan di tingkat nasional maupun internasional.

Mengarungi Masa Depan Energi dengan Semangat Baru Maritim

Dalam narasi besar energi nasional, pelaut Elnusa bukan sekadar pekerja di geladak kapal, melainkan penjaga rantai pasok energi yang menentukan keberlanjutan industri.

Penguatan kompetensi maritim ini menjadi pondasi yang memungkinkan Elnusa menghadirkan layanan efektif, efisien, dan sesuai kebutuhan strategis negara.

Dengan kombinasi pelatihan, budaya kerja, dan armada yang siap, Elnusa yakin mampu memberi kontribusi positif bagi industri energi dan maritim.

Di ujungnya, Frontliner Marine Training Program bukan hanya mendidik perwira laut, tetapi membangun generasi pekerja energi yang kokoh menghadapi gelombang perubahan global.****

Sempatkan untuk membaca berbagai berita dan informasi seputar ekonomi dan bisnis lainnya di media Infotelko.com dan Infoekonomi.com.

Simak juga berita dan informasi terkini mengenai politik, hukum, dan nasional melalui media 23jam.com dan Haiidn.com.

Informasi nasional dari pers daerah dapat dimonitor langsumg dari portal berita Hallotangsel.com dan Haisumatera.com.

Untuk mengikuti perkembangan berita nasional, bisinis dan internasional dalam bahasa Inggris, silahkan simak portal berita Indo24hours.com dan 01post.com.

Pastikan juga download aplikasi Hallo.id di Playstore (Android) dan Appstore (iphone), untuk mendapatkan aneka artikel yang menarik. Media Hallo.id dapat diakses melalui Google News. Terima kasih.

Kami juga melayani Jasa Siaran Pers atau publikasi press release di lebih dari 175an media, silahkan klik Persrilis.com

Sedangkan untuk publikasi press release serentak di media mainstream (media arus utama) atau Tier Pertama, silahkan klik Publikasi Media Mainstream.

Indonesia Media Circle (IMC) juga melayani kebutuhan untuk bulk order publications (ribuan link publikasi press release) untuk manajemen reputasi: kampanye, pemulihan nama baik, atau kepentingan lainnya.

Untuk informasi, dapat menghubungi WhatsApp Center Pusat Siaran Pers Indonesia (PSPI): 085315557788, 087815557788.

Dapatkan beragam berita dan informasi terkini dari berbagai portal berita melalui saluran WhatsApp Sapulangit Media Center

Berita Terkait

Pertamina Drilling Catat Prestasi di Ajang TOP GRC Awards 2025
Strategi Baru Dongkrak Produksi Minyak PHR Zona 4 Hingga 30 Ribu Barel
2.045 BOPD Dari Batch Drilling, Adera Field Ubah Peta Energi Nasional
Lonjakan BBM Non-Subsidi 1,4 Juta KL, Apa Penyebabnya?
PHR Buktikan Inovasi Lokal Bisa Tembus Prestasi Dunia melalui Thorped
Kursi Kosong Dirjen Migas Akhirnya Terisi, Ini Tugas Berat Laode Sulaeman
Bagaimana Pendidikan Kesetaraan PEPC dan PKBM Ubah Nasib Warga Bojonegoro
Investasi Hijau PEPC Cetak Simpul Ekonomi Baru di Bojonegoro

Berita Terkait

Rabu, 10 September 2025 - 10:59 WIB

Pertamina Drilling Catat Prestasi di Ajang TOP GRC Awards 2025

Selasa, 9 September 2025 - 09:12 WIB

Strategi Baru Dongkrak Produksi Minyak PHR Zona 4 Hingga 30 Ribu Barel

Minggu, 7 September 2025 - 15:05 WIB

2.045 BOPD Dari Batch Drilling, Adera Field Ubah Peta Energi Nasional

Kamis, 4 September 2025 - 11:24 WIB

Lonjakan BBM Non-Subsidi 1,4 Juta KL, Apa Penyebabnya?

Senin, 1 September 2025 - 15:27 WIB

PHR Buktikan Inovasi Lokal Bisa Tembus Prestasi Dunia melalui Thorped

Berita Terbaru