Jual Beli Gas antara PT PGN dengan PT IG Disebut KPK Rugikan Negara hingga Rstusan Miliar Rupiah

Avatar photo

- Pewarta

Kamis, 23 Mei 2024 - 21:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gedung PT Perusahaan Gas Negara (PGN) Tbk. (Dok. Pgn.co.id)

Gedung PT Perusahaan Gas Negara (PGN) Tbk. (Dok. Pgn.co.id)

DUNIAENERGI.COM – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menelisik perkara dugaan korupsi di PT. Perusahaan Gas Negara (PGN) Tbk.

Tim penyidik KPK menyebut kasus ini telah merugikan keuangan negara hingga ratusan miliar rupiah.

Dugaan tindak pidana korupsi tersebut diduga terjadi dalam proses jual-beli gas antara PT PGN dengan perusahaan berinisial PT IG.

Kepala Bagian Pemberitaan KPK Ali Fikri menyampaikan hal tersebut saat dikonfirmasi di Jakarta, Rabu (22/5/2024)

“(Penyidikan) itu berkaitan dengan pasal-pasal kerugian keuangan negara.”

“Angkanya tentu nanti akan dihitung lebih konkretnya dalam proses penyidikan tapi memang ratusan miliar rupiah,” kata Ali Fikri.

“(Perkara di) PGN ini adalah kerja sama jual-beli gas antara PGN dengan PT IG,” ujarnya.

Untuk diketahui, KPK pada 13 Mei 2024 mengumumkan telah memulai penyidikan perkara dugaan korupsi di PT. Perusahaan Gas Negara (PGN) Tbk.

“Penyidikan di PGN, ya benar KPK melakukan penyidikan menyangkut perkara di Perusahaan Gas Negara,” kata Wakil Ketua KPK Alexander Marwata.

Alex menyampaikan hal itu dalam konferensi pers di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Senin (20/5/2024).

Alex menerangkan penyidikan perkara dugaan korupsi tersebut dilakukan berdasarkan hasil audit oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia.

Rilisbisnis.com mendukung program publikasi press release di media khusus ekonomi & bisnis untuk memulihankan citra yang kurang baik ataupun untuk meningkatan reputasi para pebisnis/entrepreneur, korporasi, institusi ataupun merek/brand produk.

Namun, mantan hakim itu tidak menjelaskan lebih lanjut soal detail dugaan konstruksi korupsi tersebut.

“(Penyidikan) itu berdasarkan hasil audit dengan tujuan tertentu yang dilakukan BPK dan sudah disampaikan ke KPK.”

“Sekarang masih dalam proses penyidikan,” ujarnya.

Sesuai dengan kebijakan KPK, konstruksi perkara beserta pasal dan siapa saja pihak yang ditetapkan sebagai tersangka akan diumumkan secara lengkap dan utuh.

Ketika proses penyidikan telah rampung dan dilakukan penahanan terhadap para tersangka.

“Nanti mungkin kalau sudah cukup buktinya tentu kita akan segera melakukan penahanan terhadap para tersangka,” tuturnya.***

Berita Terkait

Soal Syahrul Yasin Limpo Minta Presiden Jokowi Jadi Saksi Korupsi, Begini Tanggapan Pihak Istana
Inilah Profil Direktur Operasi dan Produksi PT Antam Tbk yang Diperiksa Penyidik Jampidsus Sebagai Saksi
Sempat Disebut Sebagai Tersangka, Kejagung Beri Penjelasan Terkait Status Artis Sandra Dewi
Imbau Tiongkok dan AS Soal Kebijaksanaan sebagai Bangsa Besar Dunia, Ini Kata Prabowo Subianto
Simbol Kedaulatan Energi, Presiden Jokowi Peringati Hari Lahir Pancasila di Pertamina Blok Rokan
Kejagung Tahan Mantan Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral
Soal Kerugian Negara dalam Kasus Tata Niaga PT Timah Tbk, Jaksa Agung Terima Hasil Audit Terbaru dari BPKP
Kasus Korupsi Tata Niaga Timah dan Babak Baru Ketegangan antara Polri Vs Kejaksaan Agung, What’s Next?
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Kamis, 6 Juni 2024 - 15:30 WIB

Inilah Profil Direktur Operasi dan Produksi PT Antam Tbk yang Diperiksa Penyidik Jampidsus Sebagai Saksi

Kamis, 6 Juni 2024 - 07:37 WIB

Sempat Disebut Sebagai Tersangka, Kejagung Beri Penjelasan Terkait Status Artis Sandra Dewi

Minggu, 2 Juni 2024 - 08:23 WIB

Imbau Tiongkok dan AS Soal Kebijaksanaan sebagai Bangsa Besar Dunia, Ini Kata Prabowo Subianto

Sabtu, 1 Juni 2024 - 18:24 WIB

Simbol Kedaulatan Energi, Presiden Jokowi Peringati Hari Lahir Pancasila di Pertamina Blok Rokan

Kamis, 30 Mei 2024 - 20:55 WIB

Kejagung Tahan Mantan Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral

Kamis, 30 Mei 2024 - 19:36 WIB

Soal Kerugian Negara dalam Kasus Tata Niaga PT Timah Tbk, Jaksa Agung Terima Hasil Audit Terbaru dari BPKP

Kamis, 30 Mei 2024 - 16:38 WIB

Kasus Korupsi Tata Niaga Timah dan Babak Baru Ketegangan antara Polri Vs Kejaksaan Agung, What’s Next?

Kamis, 30 Mei 2024 - 16:28 WIB

Kemlu Duga Jadi Korban Sindikat Pencucian Uang Modus Buka Rekening Online, Hong Kong Tangkap 14 WNI

Berita Terbaru