PT Geo Dipa Energi Diminta Kemenkeu untuk Optimalkan Pemanfaatan Potensi Panas Bumi di Tanah Air

Avatar photo

- Pewarta

Senin, 8 Juli 2024 - 07:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kementerian Keuangan meminta PT Geo Dipa Energi untuk menggencarkan kegiatan eksplorasi dan pengembangan sumur-sumur panas bumi. (Dok. Geodipa.co.id)

Kementerian Keuangan meminta PT Geo Dipa Energi untuk menggencarkan kegiatan eksplorasi dan pengembangan sumur-sumur panas bumi. (Dok. Geodipa.co.id)

DUNIAENERGI.COM – Kementerian Keuangan meminta PT Geo Dipa Energi untuk menggencarkan kegiatan eksplorasi dan pengembangan sumur-sumur panas bumi.

Guna mengoptimalkan pemanfaatan potensi panas bumi di Tanah Air.

Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara menyampaikan hal itu saat peringatan ulang tahun PT Geo Dipa Energi (Persero) di Dieng, Banjarnegara, Jawa Tengah, Minggu (7/7/2024).

Wamenkeu juga meluncurkan program Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (TJSL) Sinergi Penyelamatan DAS Serayu

Untuk diketahui, berdasarkan data Badan Geologi-Kementerian ESDM (Desember 2020), total potensi energi panas bumi Indonesia diperkirakan mencapai 23,7 GW atau setara 40 persen cadangan panas bumi dunia.

Hanya saja pemanfaatan panas bumi di Indonesia hingga kini baru mencapai 2,4 GW atau 10,19 persen dari potensinya.

Geo Dipa Merupakan Special Mission Vehicle

“Geo Dipa ini sebagai special mission vehicle (SMV) Kementerian Keuangan secara khusus mendapatkan penugasan.”

“Untuk melakukan eksplorasi dan mengoperasikan pembangkitan listrik yang berasal dari panas bumi,” kata Suahasil Nazara dilansir Minergi.com

Suahasil mengatakan, panas bumi atau geotermal merupakan energi terbarukan yang sangat ramah lingkungan

Karena tidak mengeluarkan emisi karbon yang besar sebagaimana pembangkit berbasis bakar minyak dan batu bara.

Selain untuk memasok energi listrik, panas bumi juga disebut sebagai bisnis masa depan karena bisa mengurangi emisi karbon.

Rilisbisnis.com mendukung program publikasi press release di media khusus ekonomi & bisnis untuk memulihankan citra yang kurang baik ataupun untuk meningkatan reputasi para pebisnis/entrepreneur, korporasi, institusi ataupun merek/brand produk.

Saat ini, Geo Dipa mengoperasikan dua Wilayah Kerja Panas Bumi (WKP) yakni WKP Dieng dan WKP Patuha yang masing-masing berkapasitas 55 megawatt (MW).

Kemenkeu Dorong Geo Dipa Lakukan Ekspansi

“Kami mendorong agar Geo Dipa melakukan ekspansi karena kita punya banyak sumber daya panas bumi,” kata Suahasil.

Pada kesempatan tersebut, Wamenkeu juga mengingatkan agar Geo Dipa ikut berperan dalam ekosistem bisnis karbon yang akan menjadi bisnis unggulan di masa depan.

“Dengan panas bumi kita bisa mengurangi emisi lebih banyak daripada menggunakan fosil fuel sehingga kita sekaligus meninggalkan jejak karbon (carbon footprint). Karbon adalah masa depan,” ujar Suahasil.

Menurut Wamenkeu, pengembangan energi yang mengarah pada berkelanjutan, menjadikan pengelolaan sumber daya alam pun mengalami perubahan.

“Kalau 50 tahun lalu pemegang konsesi hutan boleh menebang kayu untuk dieksploitasi.”

“Sementara sekarang, pemilik konsesi hutan justru harus memeliharanya, lalu kemudian bisa dihitung jumlah karbonnya,” ujarnya.

Oleh karena itu, Suahasil menegaskan sumber daya alam yang dimiliki termasuk hutan dan panas bumi harus dimanfaatkan untuk menghemat emisi karbon karena akan jadi bisnis masa depan.***

Sempatkan untuk membaca berbagai berita dan informasi seputar ekonomi dan bisnis lainnya di media Pangannews.com dan Infoekbis.com

Jangan lewatkan juga menyimak berita dan informasi terkini mengenai politik, hukum, dan nasional melalui media Hallopresiden.com dan Bogorterkini.com

Sedangkan untuk publikasi press release di media ini atau serentak di puluhan media lainnya, klik Rilisbisnis.com (khusus media ekbis) dan Jasasiaranpers.com (media nasional)

WhatsApp Center: 085315557788, 087815557788, 08111157788.

Pastikan download aplikasi portal berita Hallo.id di Playstore (android) dan Appstore (iphone), untuk mendapatkan aneka artikel yang menarik.

 

Portal berita ini menerima konten video dengan durasi maksimal 30 detik (ukuran dan format video untuk plaftform Youtube atau Dailymotion) dengan teks narasi maksimal 15 paragraf. Kirim lewat WA Center: 085315557788.

Berita Terkait

Kapasitas Geotermal Kamojang Capai 235 MW Mampu Pasok Listrik untuk 260.000 Rumah Tangga di Jabar
Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik Didorong Pengamat Energo untuk Percepat Pelaksanaannya
Peneliti BRIN Sebut Gas Bionik Rawa dan Gas Termogenik Belum Dimanfaatkan untuk Masyarakat
Inilah Profil PT Medco Cahaya Geothermal yang Peroleh Dana Rp2 T dari Development Finance Corporation
Masdar Group dari UEA Investasi di Ibu Kota Nusantara untuk Pengembangan Energi Terbarukan
Disebut Sukses dalam PLTS Terapung Cirata, Uni Emirat Arab Juga Berminat Investasi di Sektor Panas Bumi
Energi Laut Menjadi Solusi untuk Kebutuhan Energi di Daerah yang Sulit Dijangkau oleh Listrik Konvensional
Riki Ibrahim dan Kamaruddin Abdullah Ucapkan Selamat Ulang Tahun Energi Terbarukan Indonesia
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Senin, 8 Juli 2024 - 07:11 WIB

PT Geo Dipa Energi Diminta Kemenkeu untuk Optimalkan Pemanfaatan Potensi Panas Bumi di Tanah Air

Kamis, 27 Juni 2024 - 07:22 WIB

Kapasitas Geotermal Kamojang Capai 235 MW Mampu Pasok Listrik untuk 260.000 Rumah Tangga di Jabar

Jumat, 7 Juni 2024 - 13:23 WIB

Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik Didorong Pengamat Energo untuk Percepat Pelaksanaannya

Sabtu, 1 Juni 2024 - 07:22 WIB

Peneliti BRIN Sebut Gas Bionik Rawa dan Gas Termogenik Belum Dimanfaatkan untuk Masyarakat

Kamis, 23 Mei 2024 - 18:25 WIB

Inilah Profil PT Medco Cahaya Geothermal yang Peroleh Dana Rp2 T dari Development Finance Corporation

Kamis, 23 Mei 2024 - 11:20 WIB

Masdar Group dari UEA Investasi di Ibu Kota Nusantara untuk Pengembangan Energi Terbarukan

Rabu, 22 Mei 2024 - 08:53 WIB

Disebut Sukses dalam PLTS Terapung Cirata, Uni Emirat Arab Juga Berminat Investasi di Sektor Panas Bumi

Jumat, 17 Mei 2024 - 12:47 WIB

Energi Laut Menjadi Solusi untuk Kebutuhan Energi di Daerah yang Sulit Dijangkau oleh Listrik Konvensional

Berita Terbaru