Lonjakan Harga Minyak Dipicu Ketegangan AS-India Soal Impor Rusia

Data Tunjukkan India Kuasai 20% Pasar Minyak Rusia – Apa Dampaknya pada Ekonomi Global?

Avatar photo

- Pewarta

Selasa, 19 Agustus 2025 - 14:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Harga minyak Brent dan WTI melonjak setelah AS ungkap kekhawatiran atas impor minyak Rusia oleh India. (Pixabay.com/SatyaPrem)

Harga minyak Brent dan WTI melonjak setelah AS ungkap kekhawatiran atas impor minyak Rusia oleh India. (Pixabay.com/SatyaPrem)

HARGA  minyak mentah dunia mengalami kenaikan signifikan setelah penasihat keamanan nasional AS, Jake Sullivan, mengkritik pembelian minyak Rusia oleh India.

Komentar ini memicu kekhawatiran atas ketegangan geopolitik baru yang dapat mengganggu pasokan energi global.

Brent crude, patokan minyak internasional, melonjak 2,1 persen ke level USD 86,42 per barel, sementara West Texas Intermediate (WTI) naik 1,9 persen ke USD 82,15 per barel.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kenaikan ini terjadi di tengah upaya AS membatasi pendapatan energi Rusia namun menghadapi resistensi dari importir seperti India dan Tiongkok.

India Tetap Pertahankan Pembelian Minyak Rusia

India, sebagai konsumen minyak terbesar ketiga dunia, terus mengimpor minyak mentah Rusia dengan diskon besar sejak invasi ke Ukraina.

Data menunjukkan impor minyak India dari Rusia melonjak dari hampir nol pada 2021 menjadi 1,8 juta barel per hari pada 2023.

“India memprioritaskan kepentingan ekonominya dengan membeli minyak termurah di pasar,” ujar Vandana Hari, pendiri Vanda Insights, analis energi di Singapura.

“Sanksi Barat tidak mengubah fakta bahwa Rusia tetap pemasok kunci bagi banyak negara.”

Respons AS Dan Dampak Pada Pasar Energi

Sullivan menyatakan AS “tidak ingin melihat aliran pendapatan besar ke Rusia,” tetapi belum mengancam sanksi langsung.

Namun, komentarnya memicu spekulasi bahwa tekanan diplomatik bisa meningkat, berpotensi mengganggu arus perdagangan minyak global.

Kenaikan harga minyak juga dipicu kekhawatiran pasokan menyusul konflik Timur Tengah dan pemotongan produksi OPEC+.

Jika India mengurangi pembelian dari Rusia, permintaan akan beralih ke pasokan lain yang lebih mahal, mendorong inflasi energi global.

Masa Depan Diplomasi Energi Dan Harga Minyak

Pasar memantau apakah AS akan mengambil langkah lebih keras terhadap India atau membiarkan perdagangan minyak Rusia berlanjut.

Jika tekanan meningkat, India mungkin mencari solusi alternatif, termasuk pembayaran dalam mata uang lokal untuk menghindari sanksi.

Analis memprediksi harga minyak bisa terus bergejolak seiring ketegangan geopolitik dan permintaan yang tetap kuat dari ekonomi Asia.

Keseimbangan antara kepentingan ekonomi dan tekanan politik Barat akan menjadi penentu utama arah pasar energi dalam beberapa bulan ke depan.****

Sempatkan untuk membaca berbagai berita dan informasi seputar ekonomi dan bisnis lainnya di media Infotelko.com dan Infoekonomi.com.

Simak juga berita dan informasi terkini mengenai politik, hukum, dan nasional melalui media 23jam.com dan Haiidn.com.

Informasi nasional dari pers daerah dapat dimonitor langsumg dari portal berita Hallotangsel.com dan Haisumatera.com.

Untuk mengikuti perkembangan berita nasional, bisinis dan internasional dalam bahasa Inggris, silahkan simak portal berita Indo24hours.com dan 01post.com.

Pastikan juga download aplikasi Hallo.id di Playstore (Android) dan Appstore (iphone), untuk mendapatkan aneka artikel yang menarik. Media Hallo.id dapat diakses melalui Google News. Terima kasih.

Kami juga melayani Jasa Siaran Pers atau publikasi press release di lebih dari 175an media, silahkan klik Persrilis.com

Sedangkan untuk publikasi press release serentak di media mainstream (media arus utama) atau Tier Pertama, silahkan klik Publikasi Media Mainstream.

Indonesia Media Circle (IMC) juga melayani kebutuhan untuk bulk order publications (ribuan link publikasi press release) untuk manajemen reputasi: kampanye, pemulihan nama baik, atau kepentingan lainnya.

Untuk informasi, dapat menghubungi WhatsApp Center Pusat Siaran Pers Indonesia (PSPI): 085315557788, 087815557788.

Dapatkan beragam berita dan informasi terkini dari berbagai portal berita melalui saluran WhatsApp Sapulangit Media Center

Berita Terkait

PLTN Eropa Kolaps Saat Musim Panas, Konsumsi Listrik Meningkat Drastis
Perang Dagang Baru? Brasil Bersiap Hadapi Tarif AS dan Lindungi Energi Masa Depan
32 Orang Luka, Kapal Kargo Tabrak Kapal Tanker BBM Jet Militer Amerika Serikat di Pantai Inggris
Perusahaan Minyak Raksasa Tiongkok CNOOC Temukan Ladang Minyak dan Gas di Weizhou
Presiden AS Donald Trump Beri Waktu Satu Bulan, Chevron Diminta Hentikan Operasi Bisnisnya di Venezuela
Produksi Minyak Mentah dan Gas Alam Tiongkok Lampaui 400 Juta Ton Setara Minyak, untuk Pertama Kali
Tak Tersedia Lagi di App Store dan Google Play Store di AS, Penguman Resmi Aplikasi Asal Tiongkok Tiktok
Salah Satunya Negara Indonesia, Sebanyak 9 Negara Disepakati untuk Jadi Anggota Perkumpulan BRICS

Berita Terkait

Selasa, 19 Agustus 2025 - 14:24 WIB

Lonjakan Harga Minyak Dipicu Ketegangan AS-India Soal Impor Rusia

Senin, 4 Agustus 2025 - 10:46 WIB

PLTN Eropa Kolaps Saat Musim Panas, Konsumsi Listrik Meningkat Drastis

Rabu, 30 Juli 2025 - 15:52 WIB

Perang Dagang Baru? Brasil Bersiap Hadapi Tarif AS dan Lindungi Energi Masa Depan

Rabu, 12 Maret 2025 - 08:39 WIB

32 Orang Luka, Kapal Kargo Tabrak Kapal Tanker BBM Jet Militer Amerika Serikat di Pantai Inggris

Sabtu, 8 Maret 2025 - 11:59 WIB

Perusahaan Minyak Raksasa Tiongkok CNOOC Temukan Ladang Minyak dan Gas di Weizhou

Berita Terbaru