Lapangan Gas di Wilayah Otonomi Kurdistan Utara Irak Milik Emirat Diserang Drone, 4 Pekerja Yaman Tewas

Avatar photo

- Pewarta

Sabtu, 27 April 2024 - 17:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lapangan gas yang diserang terletak di antara Kota Kirkuk dan Sulaymaniyah, di wilayah yang dikelola oleh otoritas Kurdi.(Dok. Voaindonesia.com)

Lapangan gas yang diserang terletak di antara Kota Kirkuk dan Sulaymaniyah, di wilayah yang dikelola oleh otoritas Kurdi.(Dok. Voaindonesia.com)

INFOESDM.COM — Pihak berwenang mengatakan empat pekerja Yaman tewas pada Jumat (26/4/2024).

Dalam serangan pesawat nirawak atau drone di kompleks gas milik Emirat di wilayah otonomi Kurdistan utara Irak.

Kompleks Khor Mor milik perusahaan Uni Emirat Arab, Dana Gas, telah diserang beberapa kali dalam beberapa tahun terakhir, tetapi serangan drone pada Jumat adalah serangan mematikan pertama.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Empat pekerja Yaman tewas dan lapangan minyak rusak parah,” kata juru bicara pemerintah daerah Kurdistan, Peshawa Hawramani.

“Dia mengatakan serangan itu akan menyebabkan “pemadaman listrik.”

“Serangan berulang-ulang ini harus dihentikan,” tambah Hawramani.

Dia meminta pemerintah federal di Baghdad untuk “menemukan pelaku aksi teroris ini.”

Pasukan keamanan Irak mengatakan mereka membentuk komite investigasi untuk menyelidiki serangan itu, dan bertekad akan menghukum “agresor”.

Sebuah drone menghantam lokasi sekitar pukul 18.45. waktu setempat (1545 GMT), kata Ramak Ramadan, Bupati Chamchamal, lokasi kompleks Khor Mor berada.

Dia mengatakan serangan itu menargetkan tangki penyimpanan bahan bakar.

Serangan itu mengganggu pasokan gas ke pembangkit listrik di wilayah tersebut, mengakibatkan kehilangan daya listrik sebesar 2.500 megawatt, kata otoritas listrik setempat.

Upaya sedang dilakukan untuk memperbaiki kerusakan dan memulihkan pasokan gas, imbuh otoritas listrik itu, dalam sebuah pernyataan.

Belum ada pihak yang mengaku bertanggung jawab.

Pihak berwenang Kurdi mengecam serangan itu dan meminta pemerintah federal di Baghdad mencari cara untuk mencegah serangan lebih lanjut.

“Serangan-serangan ini mengancam perdamaian dan stabilitas negara,” kata Presiden regional Nechirvan Barzani.

Barzani mendesak pemerintah federal di Baghdad untuk “melakukan tugas mereka dalam menghentikan serangan-serangan ini, menemukan pelaku apa pun afiliasinya, dan menghukum mereka.”

Lapangan gas yang diserang terletak di antara Kota Kirkuk dan Sulaymaniyah, di wilayah yang dikelola oleh otoritas Kurdi.

Demikian, sebagaimana dikutip dari laman resmi VOA Indonesia.***

Berita Terkait

Lonjakan Harga Minyak Dipicu Ketegangan AS-India Soal Impor Rusia
PLTN Eropa Kolaps Saat Musim Panas, Konsumsi Listrik Meningkat Drastis
Perang Dagang Baru? Brasil Bersiap Hadapi Tarif AS dan Lindungi Energi Masa Depan
32 Orang Luka, Kapal Kargo Tabrak Kapal Tanker BBM Jet Militer Amerika Serikat di Pantai Inggris
Perusahaan Minyak Raksasa Tiongkok CNOOC Temukan Ladang Minyak dan Gas di Weizhou
Presiden AS Donald Trump Beri Waktu Satu Bulan, Chevron Diminta Hentikan Operasi Bisnisnya di Venezuela
Produksi Minyak Mentah dan Gas Alam Tiongkok Lampaui 400 Juta Ton Setara Minyak, untuk Pertama Kali
Tak Tersedia Lagi di App Store dan Google Play Store di AS, Penguman Resmi Aplikasi Asal Tiongkok Tiktok

Berita Terkait

Selasa, 19 Agustus 2025 - 14:24 WIB

Lonjakan Harga Minyak Dipicu Ketegangan AS-India Soal Impor Rusia

Senin, 4 Agustus 2025 - 10:46 WIB

PLTN Eropa Kolaps Saat Musim Panas, Konsumsi Listrik Meningkat Drastis

Rabu, 30 Juli 2025 - 15:52 WIB

Perang Dagang Baru? Brasil Bersiap Hadapi Tarif AS dan Lindungi Energi Masa Depan

Rabu, 12 Maret 2025 - 08:39 WIB

32 Orang Luka, Kapal Kargo Tabrak Kapal Tanker BBM Jet Militer Amerika Serikat di Pantai Inggris

Sabtu, 8 Maret 2025 - 11:59 WIB

Perusahaan Minyak Raksasa Tiongkok CNOOC Temukan Ladang Minyak dan Gas di Weizhou

Berita Terbaru